Minggu, 17 April 2011

PERBEDAAN WEB 1.0, WEB 2.0 DAN WEB 3.0

perbedaan WEB 1.0 WEB 2.0 WEB 3.0
masa kurun waktu 1990 s.d. 2000 kurun waktu 2000 s.d 2010 kurun waktu 2010 s.d. 2030
Sifat Read Read-Write Read-Write
Sisi pengguna mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service
Beberapa ciri khas
  1. Halaman statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
  2. Penggunaan framesets.
  3. Milik HTML ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
  4. Online guestbook.
  5. GIF tombol, biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk lain.
  6. Pengguna akan mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien akan mencoba untuk mengirim email yang berisi formulir rincian
  1. Halaman dinamis
  2. Data sebagai pengendali utama
  3. Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
  4. Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan "open source")
  5. Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
  6. Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta)
  7. Mudah untuk
  1. Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
  2. Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
  3. Network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed computing, grid computing and cloud computing;
  4. Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
  5. Open identity, OpenID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
  6. The intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application

gambar dari WEB 1.0 :




gambar dari WEB 2.0 :











gambar dari WEB 3.0 :












sumber :

http://tyayanpriadipln.wordpress.com/2010/01/21/perbedaan-perbedaan-antara-web-1-0-dan-web-2-0-serta-web-3-0/

http://ibnigreen.blogspot.com/

Selasa, 29 Maret 2011

WEB 1.0

sebelumnya sudah pernah dibahas tentang web 1.0 di artikel web science, sekarang yuk lebih mendalami web 1.0......

Kira kira sebelum tahun 1992, sebelum kita mengenal yang adanya internet, kita mengenal istilah Value chain. Value chain ini adalah rantai proses yang harus diikuti oleh semua perusahaan yang akan memproduksi suatu
barang atau jasa. Setelah adanya internet, Value chain tetap mengikuti pakemnya, namun media delivery barang/jasa sudah digantikan oleh media Internet. Berita yang sebelumnya di deliver dalam bentuk media cetak, sudah digantikan dengan media web site. Berita yang sebelumnya dibaca hanya oleh orang yang berlangganan surat kabar, kali ini sudah dapat dinikmati oleh semua pengakses internet. Berita yang sebelumnya hanya dapat dibaca oleh konsumen yang terbatas di wilayah goegrafis terbatas, dengan adanya web 1.0, berita sudah dapat dinikmati di seluruh belahan dunia yang sudah discover internet. Pada web 1.0, hanya terdapat halaman statis yang berisikan informasi mengenai suatu perusahaan dan semacamnya. Web statis ini bersifat satu arah, yaitu user tidak bisa menaggapi isi atau konten yang ada di dalam website statis sehingga sangat membatasi user atau pengunjung web untuk mengirimkan timbal balik yang berguna untuk perkembangan web itu sendiri. Web 1.0 bersifat hanya dapat dibaca namun tidak untuk dikomentari sehingga tidak adanya timbal balik kebanyakan hanya sekedar mencari atau browsing untuk mendapatkan informasi
tertentu. Web 1.0 secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan juga memiliki sifat yang sedikit interaktif memiliki ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.

Beberapa ciri khas dari situs Web 1.0
  1. Halaman statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
  2. Penggunaan framesets.
  3. Milik HTML ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
  4. Online guestbook.
  5. GIF tombol, biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk lain.
  6. Pengguna akan mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien akan mencoba untuk mengirim email yang berisi formulir rincian.

contoh web 1.0 :
  1. Web 1.0 untuk suatu layanan sharing foto, di motori Lisa garisky dan kamran,yang dimulai dari Berkley California. Web-nya mulai launching tahun 1993 bulan desember, yang diberi nama ofoto.
  2. Web 1.0 untuk suatu layanan dari suatu perusahaan yang menyediakan platfom komputer untuk global internet content (http://www.akamai.com/)
  3. Web 1.0 untuk layanan download lagu-lagu dari format mp3 (http://www.mp3.com/)
  4. Web 1.0 untuk suatu layanan ensiklopedia yaitu Britanica Online(http://www.britannica.com/)
  5. Web 1.0 untuk suatu browser pada jamannya Netscape Navigator, ini hasil dari produk America Online (AOL), walaupun tampilannya agak kaku tetapi masih bisa dipakai untuk platfom windows, mac dan unix.



sumber :
http://www.waena.org/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=5043
http://achmadpramono.blogspot.com/2008/12/web-10-web-20.html

Minggu, 13 Maret 2011

WEB SCIENCE

DEFINISI WEB SCIENCE

Dengan perkembangan teknologi saat ini tentuny internet dan teknologi web sudah tidak asing lagi bagi kita,  selain untuk komunikasi, sarana menanmabah ilmu pengetahuan, dengan berbagai aspek sosial, budaya, bahssa serta dapat digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat.

Teknologi Internet dan Web telah memudahkan dalam melakukan penyimpanan dan pendistribusian data serta informasi. Ledakan informasi selain membawa nilai positif juga melahirkan permasalahan baru. Menurut Hearst [Helfin, 2003] salah satu problem baru pada ledakan informasi adalah terjadinya keragaman yang disebabkan oleh beberapa hal utama sebagai berikut:
  1. Web adalah massive, dimana jumlah sumber data dan informasi berbasis web mengalami pertumbuhan yang luar biasa dalam orde ratusan ribu hingga juta per tahun.
  2. Web bersifat terdistribusi, teknologi web memberikan tingkat autonomi yang lebih tinggi sehingga ketersebarannya juga semakin besar. Akibatnya setiap pemilik web dapat menyajikan data ataupun informasi dengan vocabulary yang berbeda walau yang dimaksud adalah sama.
  3. Web juga bersifat dinamis, sebuah web bisa hadir pada jaringan Internet tidak terikat, lokasi geografis ataupun nama logika dari sebuah sumber informasi dapat berubah secara mudah dan sering, perubahan isi dari web juga tidak dapat diperkirakan.
  4. Web bersifat open, sebuah web dapat dibuat dan dibaca oleh setiap orang secara prinsip. Sehingga isu keamanan dan kepercayaan (trust) menjadi permasalah tersendiri.
Untuk saat ini search engine merupakan yang paling banyak digunakan seperti Google yang mempunyai koleksi data yang banyak sekali, walaupun kadanga tidak sesuai dengan apa yang ingin dicari.

Karena ledakan informasi yang mengakibatkan pergeseran teknologi dan pemanfaatan Web semakin dominan.

SEJARAH PERKEMBAGAN WEB SCIENCE

Tanggal 4 Oktober 1957, telah terjadi perubahan dunia. Negara terbesar dunia yaitu Uni Soviet berhasil meluncurkan satelit pertama di dunia ke orbit bumi yang dinamakan “Sputnik 1″. Dengan peluncuran satelit ini membuat seluruh dunia tercengang terutama negara Amerika Serikat yang juga mempunyai program untuk peluncuran satelit ke orbit bumi tetapi belum sempat diluncurkan.
Hal ini secara langsung memicu negara amerika serikat membentuk suatu Departemen Pertahanan ARPA Amerika Serikat (Agensi Projek Penelitian Lanjutan), yang bertujuan untuk meneliti dan mengembangkan ide teknologi lanjutan dan penciptaan Internet.

DARPA adalah suatu lembaga penelitian yang ada di negara Amerika Serikat. Ini adalah lembaga yang melakukan penelitian dan menemukan teknologi Internet. DARPA adalah singkatan dari Defense Advance Research Project Agency. Temuan yang dilakukan oleh DARPA yang siknikan tidak hanya Internet, tetapi juga microelektronik kecepatan tinggi, stealth dan teknologi satelit, pesawat tak berawak, dan material baru.

DARPA didirikan pada tahun 1958 dengan anggaran belanja sebesar $ 500 jt, setelah satelit Sputnik diluncurkan oleh Sovyet. Rencana untuk jaringan komputer (yang akan dinamakan “ARPANET”) dipersembahkan pada Oktober 1967 dan sebuah jaringan 4 komputer telah berfungsi pada Desember 1969. Masalah utama dalam pembuatan jaringan adalah bagaimana untuk menghubungkan jaringan fisik yang berbeda tanpa menghabiskan sumber daya untuk hubungan yang terus menerus. Teknik yang memecahkan permasalahan ini dikenal sebagai peralihan paket dan teknik ini meliputi perintah pembagian data menjadi bagian yang lebih kecil, yang dapat diproses lebih cepat tanpa menghalangi komunikasi bagian lain.

Pengembangan jaringan ini ternyata sukses dan ARPANET Tahun 1972, ARPANET di demontrasikan di depan peserta The First International Cenference on Computer Communication dengan menghubungkan 60 node.

Aplikasi internet yang pertama kali di temukan adalah FTP. Kemudian menyusul e-mail, dan telnet. Ukuran ARPANET sendiri semakin lama semakin membesar, protocol komunikasi data yang di gunakan pada waktu itu yaitu, NCP (network Commination Protocol), tidak sanggup menampung node komputer yang besar ini, DARPA kemudian mendanai pembuatan protocol komunikasi yang lebih umum ini dianamakan TCP/IP departemen pertahanan Amerika serikat menyatakan TCP/IP menjadi standart untuk jaringan pada tahun 1982. Protocol ini kemudian di adopsi menjadi standart ARPANET pada tahun 1983

Pada tahun 1984 jumlah host di internet melebihi 1000 buah. pada tahun 1984 di perkenalkan Domain nama system (DNS) yang mengganti fungsi tabel nama Host. System domain ini lah yang kita gunakan untuk menulis nama host.

Pada tahun 1986, lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika serikat U.S National Science Foundation (NSF) mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang dinamai USFNET. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan lima pusat komputer super dan memungkinkan terhubungnya universitas-universitas di Amerika serikat.

Pada tahun 1987 berdiri UUNET yg saat ini merupakan sala satu provider utama Internet. Tercatat pula pada tahun 1987 jumlah host melewati angka 10.000. di samping itu juga terdapat beberapa negara di eropa yang masuk ke jaringan NSFNET.

Di European Laboratory for Particle Physics ( CERN ), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989, Tim Berners dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan informasi tersebut dalam bentuk grafik. Web Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web.

Gopher adalah sistem pengambilan informasi yang digunakan pada awal tahun 1990 untuk mengirim menu link ke file-file, sumber daya komputer dan menu lainnya. Menu-menu ini dapat melewati batasan-batasan komputer dan memanfaatkan internet untuk pengumpulan menu dari sistem-sistem lainnya. Sehingga sangat populer dikalangan universitas yang ingin menyediakan informasi dikampus dan perusahaan yang ingin menyentralisasikan penanganan dan penyimpanan dokumen.

Gopher diciptakan di Universitas Minnesota. Pada bulan Januari 1993, mereka mengumumkan bahwa akan ada biaya lisensi untuk pemakaian referensi terapan dari server Gopher. Akibatnya, banyak perusahaan yang mulai mencari alternatif lain.

Dewan Penelitian Nuklir Eropa (CERN) yang di Switzerland memiliki alternatif serupa. Dan waktu itu, Tim Berners-Lee sedang mengerjakan suatu sistem penanganan informasi dimana teks bisa berisi link dan referensi ke karya lain yang memungkinkan pembaca bergerak dari satu dokumen ke dokumen lainnya dengan cepat. Dia juga menciptakan sebuah server untuk mempublikasikan dokumen jenis ini (yang dinamakan hypertext) dan juga program pembaca dokumen yang dinamakan “WorldWideWeb”. Program ini pertama kali dirilis pada tahun 1991, tetapi ada dua kejadian yang menyebabkan ledakan popularitas dan akhirnya menggantikan Gopher.

Ledakan informasi tersebut membawa pergeseran teknologi dan pemanfaatan Web semakin dominan. Secara luar biasa telah terjadi pergeseran Web 1.0 ke Web 3.0 sebagai berikut :
  • Web 1.0 yang sejak tahun 1992 mulai memperkenalkan beragam web browser, serta mendorong pertumbuhan pemanfaatan Web sebagai penyedia informasi. Pada tingkat ini web masih bersifat read only.
  • Web 2.0 mulai menjadi trend pada tahun 1997, ini memperkaya sifat yang read only menjadi read write. Aplikasi berbasis Web semakin banyak diterapkan. Web dan sosial dimulai dengan lahirnya berbagai sarana seperti wikipedia, blog, friendster.
  • Web 3.0 merupakan rancangan untuk memperkaya Web 2.0, dimana pada Web 2.0 baru memperhatikan pertukaran data antara manusia, pada Web 3.0 pertukaran data antar manusia-mesin, mesin-mesin dan manusia-manusia disempurnakan.
maka mari kita bahas satu per satu mengenai web 1.0, web 2.0 dan web 3.0

WEB 1.0

Web 1.0 adalah web yang hanya bias ‘read-only’. Maksudnya adalah pada web 1.0 ini kebanyakan hanya bisa melakukan pencarian atau browsing informasi yang ingin dicari. Web 1.0 ini mengacu pada World Wide Web yang penggunaan gayanya sebelum munculnya web 2.0. Ciri – ciri yang sangat terlihat pada web 1.0 ini adalah bersifat consult, surf dan search. Kekurangan atau keterbatasan dari web 1.0 ini adalah pengguna (pegunjung web) harus masuk ke dalam website tersebut dan harus melihat satu persatu konten yang ada.

- Beberapa ciri khas dari situs Web 1.0
  1. Halaman statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
  2. Penggunaan framesets.
  3. Milik HTML ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
  4. Online guestbook.
  5. GIF tombol, biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk lain.
  6. Pengguna akan mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien akan mencoba untuk mengirim email yang berisi formulir rincian.
WEB 2.0

Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O'Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi—yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O'Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.

Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si-pengembang sistem di dalam menggunakan platform web. Mengacu pada Tim Oreilly, istilah Web 2.0 didefinisikan sebagai berikut:

"Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut. ”

Prinsip-prinsip Web 2.0Web sebagai platform
  • Data sebagai pengendali utama
  • Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
  • Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan "open source")
  • Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
  • Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta)
  • Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user
WEB 3.0

Web 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Hal ini berarti bahwa mesin akan memiliki kemampuan membaca Web sama seperti yang manusia dapat lakukan sekarang ini.

Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web Semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software. Beberapa ahli bahkan menamai Web 3.0 sebagai Web Semantik itu sendiri.

Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah-susah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Web 3.0 juga mampu menyediakan keterangan-keterangan yang relevan tentang informasi yang ingin kita cari, bahkan tanpa kita minta.

Web 3.0 terdiri dari:
  • Web semantik
  • Format mikro
  • Pencarian dalam bahasa pengguna
  • Penyimpanan data dalam jumlah besar
  • Pembelajaran lewat mesin
Agen rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan Web.Web 3.0 menawarkan metode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitas yang luar biasa besar.

Walaupun masih belum sepenuhnya direalisasikan, Web 3.0 telah memiliki beberapa standar operasional untuk bisa menjalankan fungsinya dalam menampung metadata, misalnya Resource Description Framework (RDF) dan the Web Ontology Language (OWL). Konsep Web Semantik metadata juga telah dijalankan pada Yahoo’s Food Site, Spivack’s Radar Networks, dan sebuah development platform, Jena, di Hewlett-Packard.

RISET PADA WEB SCIENCE

Berbagai riset yang komprehensif mempertanyakan bagaimana relasi Web dan relasi terhadap multi disiplin. Riset ini mendorong lahirnya paradigma Web Science. Web Science adalah sebuah ilmu dari desentralisasi sistem informasi. Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari bahwa World Wide Web adalah teknologi yang berusia baru beberapa tahun, di sisi lain Web adalah bukan dunia yang statis tetapi super dinamis. Berbagai riset pada Web Science [Berners-Lee,2006] banyak menekankan pada :
  • · trend perkembangan Web
  • · tantangan dalam pengembangan Web
  • · mendukung untuk ubiquity, mobility, new media dan meningkatnya jumlah data yang tersedia secara online
  • · pentingnya hal sosial seperti menghargai hak parivasi
  • · mengidentifikasikan varian dari penelitian Web

Aplikasi yang digunakan pada web science
  • Mozilla
  • Mozilla Firefox (sebelumnya bernama Firebird dan Phoenix)
  • CometBird
  • Epiphany, browser default GNOME saat ini
  • Camino untuk Mac OS X (sebelumnya bernama Chimera)
  • K-Meleon untuk Windows
  • Kazehakase browser web GTK2 yang sangat ringan untuk GNU/Linux
  •  Beonex Communicator
  • Browser Web IBM untuk OS/2
  • Aphrodite
  • Salamander
  •  Skipstone
  •  BackArrow (berbasis Skipstone)
Browser berbasis Internet Explorer
  • Internet Explorer
  • Chakra Browser
  • Avant Browser
  • Crazy Browser
  • iRider
  • MSN Explorer
  • Maxthon (sebelumnya bernama MyIE2)
  • NeoPlanet
  • NetCaptor
  • Tablane Browser
  • versi-versi browser yang diikutkan pada antarmuka AOL
Browser berbasis GRML
  • Pioneer Report MDI
  • Tree MDI
  • Bar Graph MDI
Browser berbasis KHTML 
  • Konqueror
  • Safari
  • ABrowse
  • OmniWeb (4.5 and later)
  • SkyKruzer
  • Shiira
Browser lainnya
  • Opera
  • Google Chrome
  • Enigma browser
  • Oregano
  • Amaya
  • iCab
  • NetPositive
  • OmniWeb
  • Dillo
  • IBrowse
  • AWeb
  • Voyager
  • Espial Escape
  • HotJava
  • Arachne
  • Off By One
  • Emacs/W3
  • Grail
  • My Kids
  • Advanced
  • Fast Browser Pro
  • GoSuRF
  • XANA Web Browser
  • FastStone
  • Freeware Browser (namanya memang freeware)
  • 32bit
  • Cygsoft LDAP
  • Ideal
  • The Nubonyx
  • Dimension
  • Flock
Berbasis Handphone
  • Doris Browser (untuk nokia 7650)
  • Opera Mini
  • OpenWave
Berbasis teks

  • Lynx
  • Links
  • ELinks
  • w3m
  • Netrik
Browser lama yang tidak lagi dikembangkan

  • WorldWideWeb
  • Mosaic
  • AMosaic
  • Netscape Navigator
  • Arena
  • ello
  • CyberDog
  • IBM Web Explorer
  • MidasWWW
  • ViolaWebRouser



SUMBER:
http://blackinformation.blogspot.com/2011/03/definisi-web-science.html
wikipedia.com 
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/web-science-10/
 

Minggu, 05 Desember 2010

Tugas 2 : Penjelasan Hasil Analyze Web

Anggota kelompok:
1.Enlik (52409462)
2.Ria Tri Cahyanti (53409677)
3.Wulan Ibni (54409315)

Bahan analisa 1 : http://www.bhinneka.com/

Hasil Analyze dengan http://browsermob.com/


Penjelasan:
Hasil analisa dari browsermob.com untuk bhinneka.com ini menunjukkan beberapa statistik sebagai berikut:
-Kb(Kilobyte) rata per load = 1206Kb
-Rata-rata waktu load = 20.39 detik
-Rata-rata objek yang ditampilkan per halaman = 200
-Lokasi Browser = Washington DC, AS
-Total ukuran halaman web = 1.18Mb

Disini juga bisa dilihat dari Pie Chart, bahwa Gambar(Images) mendominasi isi situs bhinneka.com dan di urutan ke-2 adalah Script, lalu animasi Flash, Dokumen, Stylesheet, dll.



Hasil Analyze dengan http://webwait.com/


Penjelasan:
Hasil analisis dari webwait.com menunjukkan waktu load dari web bhinneka.com sbb:
-Waktu rata-rata load = 16,73 detik
-Median waktu load =13,91 detik
-Standar Deviasi load = 12.70 detik




Hasil Analyze dengan http://try.powermapper.com/


Penjelasan:
Hasil analisis dari powermapper.com thd website bhinneka.com yaitu dengan 36% kemungkinan ada error dari website tersebut.




Bahan analisa 2 : http://www.tokobagus.com/

Hasil Analyze dengan http://browsermob.com/


Penjelasan:
Hasil analisa dari browsermob.com untuk tokobagus.com ini menunjukkan beberapa statistik sebagai berikut:
-Kb(Kilobyte) rata per load = 280Kb
-Rata-rata waktu load = 4,40 detik
-Rata-rata objek yang ditampilkan per halaman = 35
-Lokasi Browser = Washington DC, AS
-Total ukuran halaman web = 293,2Kb

Dari Pie Chart juga bisa dilihat bahwa, Dokumen mendominasi isi dari web tokobagus.com ini, di urutan ke-2 Gambar, dan urutan ke-3 Script, serta ke-4 Stylesheet.



Hasil Analyze dengan http://webwait.com/


Penjelasan:
Hasil analisis dari webwait.com menunjukkan waktu load dari web tokobagus.com sbb:
-Waktu rata-rata load = 3,58 detik
-Median waktu load = 3,27 detik
-Standar Deviasi load = 0,97 detik
Ini menunjukkan speed load dari tokobagus.com masih lebih cepat dari bhinneka.com



Hasil Analyze dengan http://try.powermapper.com/



Penjelasan:
Hasil analisis dari powermapper.com thd website bhinneka.com yaitu dengan 25% kemungkinan ada error dari website tersebut.



Analisa ini, dilakukan di rumah dengan koneksi internet DIAL-UP up to 128kbps dengan spesifikasi dari speedtest.net sbb:




NB:
Hasil analisa ini tidak 100% akurat, karena bergantung pada koneksi ISP tersendiri.
Hasil analisa digunakan sebagai materi tugas mata kuliah Pengenalan Teknologi Internet dan New Media sebagai mata kuliah Softskill dari kelas 2IA16 di Universitas Gunadarma.

Ttd,
1.Enlik (52409462)
2.Ria Tri Cahyanti (53409677)
3.Wulan Ibni (54409315)

Tugas 1 : Penjelasan Contoh E-Commerce

Anggota kelompok:
1.Enlik (52409462)
2.Ria Tri Cahyanti (53409677)
3.Wulan Ibni (54409315)

Bahan analisa 1 : http://www.bhinneka.com/



Profil perusahaan :

Legal Name : Bhinneka Mentari Dimensi, PT

Address : Jl. Gunung Sahari Raya 73C # 5-6 Jakarta - Pusat, 10610, Indonesia

Telephone : 62-21-4261617, 4229555

Facsimile : 62-21-4257787

Established Since : 1993

Line Of Business : Total IT Solution


Sejarah Berdirinya :

Bhinneka.com merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan perangkat IT. Perusahaan yang diketuai oleh Nicholas Tio ini pada mulanya berawal dari usaha kecil menengah (UKM) yang terkadang di pandang sebelah mata. Bhinneka.com berdiri sejak tahun 1993, kemudian pada tahun 1996 situs tersebut dipublish sekedar informasi profil perusahaan. Krisis ekonomi yang memporak-porandakan tatanan ekonomi sehingga banyaknya karyawan yang di PHK menimbulkan semangat baru bagi perusahaan ini untuk bangit. Pada tahun 1999, Bhinneka.com memperbaiki situs dan meng-update-nya guna meningkatkan kualitas perusahaan. Dengan harga kompetitif dan informasi produk lengkap yang ditampilkan secara maksimal. Perusahaan ini sangat bagus karena merupakan salaha satu webstore no.1 di Indonesa yang memiliki pengalaman dalam implementasi mulai dari consumer / retail (1 PC) sampai dengan medium business (1000 PC).

Barang yang datawarkan :

Perusahaan ini menjual perangkat IT, baik hardware maupun software perangkat komputer. Selain menjual perangkat IT, perusahaan ini juga menyediakan jasa untuk menyewakan perangkat komputer, bahkan menyediakan pelayanan mulai dari konsultasi, desain, instalasi, konfigurasi, reparasi, pemeliharaan, bahkan layanan servise khusus dengan harga murah dan terjangkau.

Cara Belanja :

Bhinneka.com melayani pembelian untuk seluruh wilayah Indonesia.

Untuk pembelian luar kota, perusahaan ini menawarkanfasilitas Shopping Cart di www.Bhinneka.com ataupun via telepon maupun email ke sales@bhinneka.com untuk pemesanan. Sedangkan untuk pembeli yang berada di jabodetabek bisa melakukan pembelian secara langsung dengan mengunjungi kantor atau outlet. Pembeli juga bisa melakukan pembelian secara kredit melalui Adira Kredit dan AEON Finance dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Payment :

Perusahaan ini menawarkan pembayaran dengan rupiah ataupun dollar yang dapat dilakukan dengan cara transfer bank, KlikBCA, kredit, kartu kredit / BCA Debit (offline), BCA debit, bayar di tempat (COD), ataupun proses perusahaan.

Jasa Pengiriman :

Untuk pengiriman barang yang dibeli, perusahaan ini menggunakan jasa kurir dengan bekerjasama menggunakan jasa TIKI dan JNE. Secara otomatis perusahaan tersebut memberikan garansi jika ada kerusakan atau cacat yang terjadi selama pengiriman. Atau kita bisa menggunakan jasa pengiriman yang kita ingikan dengan memberitahu sebelumnya, dengan ketentuan jaminan barang sampai ketempat tujuan sepenuhnya ditanggung oleh pembeli.




Bahan analisa 2 : http://www.tokobagus.com/



"Tokobagus adalah sebuah situs dimana perusahaan dan perorangan dapat menjual dan membeli produk maupun jasa."
Alamat : Jln. By Pass Ngurah Rai 19 Denpasar 80224, Indonesia

No. Telp:


+62.361.724362

No. Fax:


+62.361.724368

Sejarah berdirinya TokoBagus dan siapa saja orang2 di belakangnya?

Tokobagus diluncurkan pada April 2005, dengan media promosi melalui stasiun TV lokal, radio, majalah dan pembagian stiker, dan setelah itu terus tumbuh “under the radar”. Tokobagus tidak menganut sistem “release it and forget it”, melainkan terus melakukan perbaikan demi meningkatkan kepuasan member pada khususnya dan pengguna pada umumnya.Di belakang Tokobagus.com adalah PT Tokobagus, berkantor pusat di Denpasar, Bali.


Ttd,
1.Enlik (52409462)
2.Ria Tri Cahyanti (53409677)
3.Wulan Ibni (54409315)

Sabtu, 06 November 2010

Domain Name System (DNS)

Domain Name System (DNS) merupakn sebuah sistem yang menyimpan nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) didalam jaringan komputer.


SEJARAH SINGKAT

dulu, setiap komputer  dijaringan komputer menggunakann file HOSTS.TXT dan SRI (sekarang SIR internasional) yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama. namun sistem tersebut memiliki berbagai keterbatasan.
dengan perkembangan jaringan komputer maka sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya disatu tempat, host yang lain akan mempelajari perubahan perubahan tersebut secara dinamis, maka disebut DNS

PRINSIP KERJA DNS







INFORMASI DNS

  • IP address
IP addres dipisahkan menjadi 2 bagian, yaitu :
bagian network (net ID) dan bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E.
  • Canonical Name
CNAME, Canonical Name for Alias adalah record yang menjelaskan primary name untuk owner. Nama ownernya disebutkan dalam alias. Formatnya adalah: CNAME
  • Mail Exchanger
MX adalah record yang menjelaskan tentang domain mail exchange. Formatnya adalah sebagai berikut:
[domain-name] IN MX [Preference] [Exchange]
Dimana:
Preference adalah 16 bit integer yang menunjukkan preferences dari suatu domain dengan domain lainnya. Semakin kecil nilainya maka preferencesnya semakin bagus. Exchange adalah domain yang akan menangani mail exchange untuk owner name

  • Informasi Hardware
  •  Sistem Operasi
  • Hostname
Hostname adalah sebuah nama yang ditempatkan di sebelah kiri nama domain Anda yang resolve ke alamat IP atau FQDN lainnya. Sebagai contoh di www.komunitasblog.info, FQDN “www” adalah nama host/ hostname.
Kata nama host digunakan karena pada jaringan lokal setiap mesin (host) yang biasanya diberikan nama agar mudah diidentifikasi. Prinsip yang sama diterapkan untuk nama domain, di mana nama diterapkan untuk menyimpan perlu mengingat IP Address.


IMPLEMENTASI DNS

DNS server
  • /etc/named
  • named.boot
  • zona file
Resolver

  • /etc/resolv.conf atau
  • /etc/host.conf
 IMPLEMENTASI HOST TABLE

  • /etc/host
  • /windows/hosts
  • format peulisan
<ip_address>        <hostsname><cname>
  • contah /etc/hosts
167.205.22.123      maingtw.paune.itb.ac.id
127.0.0.1                localhosts

/etc/hosts digunakan karena jumlah host yang sedikit, jaringan tidak terhubung ke internet, digunakan oleh NIS(pada SUN), dan tidak semua hosts pakai UNIX.

sumber :
http://www.fauziewisudawan.co.cc/2010/10/sekilas-mengenai-pengertian-dns.html
onno@indo.net.id

Routing

Routing merupakan proses untuk pengambilan keputusan, yang harus melewati gateway yang mana paket harus dilakukan. sedangkan routing dilakuakn untuk setiap paket.
Routing terbagi menjadi 3, yaitu :
  • MINIMAL ROUTING 
merupakan informasi minimum yang harus ada bagi host yang tersambung kesuatu network. minimal routing terbentuk pada saat konfigurasi interface.
  • STATIC ROUTING
merupakan informasi routing tambahan melalui gateway. static routing dibentuk secara manual aleh administrator berdasarkan konfigurasi network. routing ini cocok untuk network yang memiliki beberapa gateway. static routing merupakan operator yang maintenance.

  • DYNAMIC ROUTING
pada dynamic routing, informasi ruting diberikan secara periodik oleh gateway dan digunakan pada network dengan banyak gateway. karena menggunakan pertukaran informasi routing.
keunggulan DYNAMIC ROUTING adalah karena network bukan sistem yang statis sehingga umumnya perkembanganya sangat pesat. sedangkan dynamic routing dapat secara otomatis beradaptasi dengan perkembangan network.


ROUTING PROTOCOL

merupakan perangkat lunak yang mempertukarkan routing information untuk membentuk routing table. jika terdapat beberapa rute dengan tujuan yang sama routing protokol dapat menentukan rute yang terbaik. routing protokol dapat melakukan update routing table secara periodik.